R I N D U

Ketika denting rindu memuncak.

Ketika bayanganmu lekat di hati.

Betapa sulit mengatupkan mata.

Betapa rasa jarum jam menghujam di penantian.

 

Sleman, 21 November 2010 By Mardoto

PERAMAL BIKIN KACAU PERKAWINAN

Sepasang suami istri yang baru seminggu melangsungkan pernikahan pergi lagi ke instansi yang mengurusi perkawinan lagi. Untuk apa? Mengajukan perceraian. Petugas instansi tersebut sangat kaget bukan kepalang.

Petugas: Kalian baru menikah seminggu, mengapa sekarang sudah mau cerai?

Pria: Kami baru mengunjungi peramal hebat.

Wanita: Dia nggak jujur. Ini kata peramal yang kami kunjungi.

Petugas: Lho?

Pria: Peramal mengatakan saya akan mempunyai 4 anak.

Wanita: Peramal juga bilang saya akan memiliki 2 anak.

Petugas: Jadi apa masalahnya?

Wanita: Lha, yang 2 anak dia itu darimana, pasti dari perempuan lain khan? Dasar laki-laki.

MERAPI NUN JAUH DISANA

Memandang ragamu aku terkesima

Erang dan desismu membahanakan warta

Rusuh jiwa mesti terhenti, detak jantung melimpah-limpah

Apalah awak kecil begini di matamu, di mata-NYA jua

Permohonan cinta aku kirimkan mesra penuh harap

Ijinkan kita tetap bersahabat, tanpa melukai

Yogyakarta, 26 Oktober 2010 : By Mardoto

PASANGAN MAKIN JARANG KOMUNIKASI

Teknologi memang mempermudah kita untuk berkomunikasi dengan pasangan. Tetapi, hal ini justru bisa membuat Anda dan pasangan makin jarang untuk bertemu dan berbicara secara langsung. Diketahui dari survei yang dilakukan oleh sebuah perusahaan asuransi, Esure, satu dari sepuluh pasangan menghabiskan lebih banyak waktu berkomunikasi melalui telepon, email dan chatting dibandingkan berkomunikasi secara langsung.

Meningkatnya beban kerja adalah salah satu penyebab pasangan menghabiskan waktu berbicara dengan tatap muka kurang dari satu jam dalam sehari. Diketahui juga satu dari lima pasangan menghabiskan waktu hanya 15 menit sehari berbicara secara pribadi. Pasangan rata-rata saling mengirim 1002 sms dan hampir 400 e-mail setiap tahunnya. Wanita rata-rata mengirim sms lebih banyak lebih banyak dari pria, rata-rata dua kali sms tiap harinya.

Dari 1.000 orang yang terlibat dalam survei diketahui sebanyak 13 persen selalu memeriksa akun Facebook pasangannya untuk mengetahui kegiatan mereka. Lalu, tidak termasuk waktu tidur, rata-rata pasangan hanya menghabiskan waktu untuk berkomunikasi dengan tatap muka hanya 45 menit hingga tiga jam per minggunya. Sebanyak 51 menit dihabiskan dihabiskan dengan diam sambil menonton televisi dan 37 menit mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Lebih dari 27 persen pasangan mengaku tidak memiliki waktu untuk berkomunikasi secara tatap muka kecuali saat libur akhir pekan. Dari survei juga diketahui 41 persen pasangan lebih memilih menggunakan sms, email, chatting dan situs jejaring sosial untuk menyampaikan pesan daripada berbicara langsung.

Kita bisa memberitahu gambaran perasaan, pada orang yang kita cintai atau benci hanya dengan mengklik tombol tanpa melihat reaksi nyata dari mereka. Sesekali jangan gunakan teknologi dan luangkanlah waktu untuk berkomunikasi langsung,” kata Dr. Cecilia d’Felice, psikolog asal Inggris, seperti dikutip dari Daily Mail.

Bagaimana dengan anda, dan pasangan anda? Begitukah adanya? Silakan menanggapi hasil survai ini.