Tags

, ,

Data Per 10 Mei 2012 dari Polling SIAPAKAH PASANGAN CALON GUBERNUR/WAGUB DKI JAKARTA PILIHAN ANDA yang digelar website ini menunjukkan adanya persaingan ketat antara pasangan Cagub/Cawagub Joko Widodo – Basuki Tjahaja Purnama (PDIP, Gerindra, dll) dengan Hidayat Nur Wahid – Didik J. Rachbini (PKS).

Memang suara polling pasangan Joko Widodo – Basuki Tjahaja Purnama terlihat lebih unggul. Selisih perolehan suara dari Voters, yang secara total hingga tanggal 10 Mei 2012 berjumlah 238 SUARA, untuk kedua pasangan tersebut tidak jauh berbeda. Secara prosentase datanya menunjukkan pasangan Cagub/Cawagub Hidayat Nur Wahid – Didik J. Rachbini (PKS) mendapatkan 43.7% dan pasangan Cagub/Cawagub Joko Widodo – Basuki Tjahaja Purnama (PDIP, Gerindra, dll) memperoleh 47.9%, jadi angkanya masih dinamis.

Namun kalau melihat data per 1 April 2012 keunggulan suara polling ada di kubu Hidayat Nur Wahid – Didik J. Rachbini (PKS), maka keadaan ini menjadi catatan yang menarik untuk kita lihat, bagaimana kemampuan mesin para pendukung para kandidat ini sedang bekerja. Memang masih ada rentang waktu 2 bulan untuk menuju saat pemungutan suara, tapi sesungguhnya setiap detik waktu sangat berharga bagi setiap Tim Sukses terus bergerak untuk meraup dan mempengaruhi pilihan suara warga DKI.

Silakan Hasil Sementara ini dicermati:

Apakah hasil ini menyiratkan kemungkinan kedua pasangan ini akan bersaing terus sampai putaran kedua Pemilukada DKI 2012? Oh, masih jauh. Ini masih hasil sementara. Pemilih yang mengisi voting juga belum banyak. Kita tunggu saja perkembangan lebih lanjut. Tergantung isu-isu yang mereka tebarkan dengan serangkaian program-program jitu yang mereka sebarkan dalam proses persaingan menuju DKI-1. Juga melihat gerakan-gerakan para pesaing mereka dengan aktivitas komunikasi informasi yang semakin gencar untuk mempengaruhi para (calon) pemilih.

Bagaimana kans kandidat lain di luar dua kandidat yang unggul dalam polling ini? Sepertinya refleksi warga DKI sejalan dengan hasil polling ini, karena beberapa alasan. Meskipun begitu bukan berarti kandidat incumbent sudah hilang peluangnya pada Pemilukada ini, sebab dengan mesinnya yang gencar bermanuver dengan segala cara, keadaan 1,5 bulan yang akan datang bisa berubah juga. Maka jangan pernah berhenti untuk berkreasi dan bekerja bagi personel-personel dari semua Tim Sukses agar tidak tergulung dalam persaingan.

Untuk polling ini sendiri, dijamin tanpa ada rekayasa, tidak pro sana pro sini, siapapun boleh menyuarakan pilihannya secara bebas dengan mengklik polling hanya sekali saja. Ya, sekali saja, tidak boleh mendua, bahkan memang tidak bisa mendua apalagi meniga, karena akan dikoreksi oleh aturan sistem polling. Silakan coba sendiri! Jadi bagi anda yang belum mengikuti polling ini, masih ada kesempatan, silakan pilih disini pasangan yang paling anda inginkan untuk memimpin DKI yang akan datang.

Salam, DEMI JAKARTA DEMI INDONESIA, ayo pilih Pasangan yang memiliki kompetensi, kapabilitas, aksepbilitas dan bersih tanpa KKN.

Adakah komentar anda?

Advertisements