Tags

Aku meniti malam di lantai dua.

Deras hujan mengitari seantero pandangku.

Mata terpana biru payung terhuyung diantara buliran bayu.

Air mengucur tak hentikan langkah.

Oh, siapa gerangan sembunyi di balik tudung fantasi.

Aku mengernyit merujuk senyummu.

Kemana engkau menuju, aku terdiam.

Di lantai dua aku menepis tatapan basah.

Dan engkau terus menerobos genang air di halaman lantai satu.

Jarak dan payungmu menyekat temu kita.

Yogyakarta, 23 September 2010 : By Mardoto
Advertisements