Tags

Ternyata masih ada, bahkan banyak yang suka marah-marah di atas bumi ini.
Ada yang marah karena sepakbola, kesebelasan yang didukungnya kalah, lalu dianggap wasitnya curang. marah.
Ada yang marah karena demo, misi yang disampaikan dianggap hebat, tapi ternyata nggak direspon pihak terkait, marah.
Ada yang karena warisan, saudaranya yang dianggap baginya nggak adil, marah.
Ada yang karena rebutan pasangan, karena pesaingnya ternyata yang mampu menaklukkan hati pasangan yang juga diidamkan, marah.
Ada yang karena senggolan di jalan, entah sengaja atau tidak sengaja terjadi senggolan, marah.
Ada yang karena rebutan lahan parkir, lahan kakilima, lahan garapan, nggak berhasil, marah.
Ada yang karena orang mau nolong orang, padahal dia sendiri benci sama orang yang mau ditolong itu, marah.
Ada yang karena rebutan jabatan, nggak berhasil, marah.
Uuh, banyak banget penyebab marah. Apakah kita ikut-ikutan marah?

Anda

mungkin tidak akan dirugikan

terlalu banyak oleh kemarahan Anda,

tetapi Anda pasti akan sangat dirugikan

oleh akibat dari kemarahan

yang tidak Anda kendalikan.


Kalau saja dunia ini penuh dengan kaum pemarah-marah, apa yang bisa kita harapkan dari dunia ini?
Adakah kebahagiaan di dunia ini?
Apakah jargon, Sing Waras Ngalah, masih pantas diwujudkan?
Sehingga dunia dikuasai orang gila?
Ach janganlah, sayang sekali, hidup di dunia sekali saja kok mau-maunya dipimpin orang gila.
Bagaimana caranya menyadarkan dan menguasai orang marah, orang gila, orang nggak bener, tanpa ikut marah, tanpa katut gila, tanpa menjalankan hal-hal yang nggak bener?
Adakah kita menyadari kita semua punya makna, punya daya, punya akal   …….
Andai saja orang yang baik-baik dan bener-bener bisa bersatu, bisa punya kekuatan untuk menguasai dunia, hmm, alangkah indahnya dunia ini.
Advertisements