Mengelola Bonek

Suporter Persebaya sudah menjadi ikon fenomenal di jagad persepakbolaan Indonesia.

Dengan julukan Bonek (Bondo Nekad) mereka membuat berita-berita di media sangat menggebyar dan Pengurus PSSI pun kewalahan mengendalikannya yang ujung-ujungnya membuat keputusan-keputusan aneh untuk mengimbangi perilaku Bonek ini.

Ada apa ini? Menambah masalah atau mencari solusi? Bagaimana seharusnya mengelola Bonek? Tunggu tulisan di blog ini.

7 Comments

  1. yacob.ivan says:

    Yah, itulah yang terjadi kalau pendidikan akhlak tidak ditanamkan sejak dini. Benar pendapat dari Mawi Wijna kalau bonek itu tidak terorganisir, mereka lebih terkesan urakan dan tidak konsisten dengan sistem yang berlaku di luar daerah Bonek. (Mungkin dari tim yang didukung bonek sendiri yang bisa menjadi salah satu pemecah masalah, dengan tidak menyarankan pendukungnya untuk berbuat berlebihan)

    Like

  2. Ellie32 says:

    I would like to to argue that a professional essay writing service can be a light on the road of argumentative essay creating. Thence, all students should utilize it every time they need buy written essays.

    Like

  3. emma says:

    Nuwun sewu Pak, dulu saya pernah nonton green street holigans, disitu ada intrik antara kerusuhan dg pertandingan dan tentu saja para pelaku bisnis sepakbola…mungkin kini itupula ya terjadi di indonesia

    Like

  4. arifin presiden bonex says:

    gak onok bonek sepak bola indonesia sepi cak…

    ****mardoto****: betul cak, betul sak kabehe …..

    Like

  5. mawi wijna says:

    Bonek itu sporadis, ndak terorganisir, penanganan jadi serba susah…

    Like

  6. nahdhi says:

    Ya itu sudah ciri khas HOLIGAN sepakbola di Indonesia pak. Di luar negeri sana (Inggris) ndak ada HOLIGAN yang kalau naik kereta mbayar. Itu BONEK naik kereta mereka juga mbayar lho, malahan nyewa gerbong…. Wah jan….

    Like

Comments are closed.