Tags

, , , ,

dot_kul_smt_6
S

SEBUAH INGATAN TENTANG SUMPAH PEMUDA


HARI INI, 28 OKTOBER 2009, KITA MEMPERINGATI SUMPAH PEMUDA.UNTUK APA KITA MEMPERINGATI? SEKADAR FORMALITAS, UPACARA-UPACARAAN? PERCUMA, KALAU ITU YANG KITA MAU. NGGAK ADA ARTINYA.

KALAU MAU SERIUS, PERINGATAN SUMPAH PEMUDA INI MESTINYA MEMBUKAKAN MATA KITA, BAHWA TAHUN 1928, 81 TAHUN YANG LALU, BANYAK PEMUDA KITA YANG TELAH BERFIKIR DAN BERTINDAK EGALITER, DI DALAM IKATAN JONG-JONG MEREKA TELAH MAMPU MENYUARAKAN SATU NUSA, SATU BANGSA, SATU BAHASA. KESATUAN DALAM INDONESIA DIANTARA SEBARAN PULAU-PULAU YANG MEREKA HUNI TIDAK MENJADI CANGGUNG, KESATUAN DALAM IKATAN BANGSA INDONESIA DIANTARA ANEKA SUKU-SUKU TIDAK MENGGOYAHKAN MEREKA, KESATUAN DALAM BERKOMUNIKASI DALAM BAHASA INDONESIA TIDAK MERUNTUHKAN BAHASA-BAHASA DAERAH MEREKA. ITU TERJADI PULUHAN TAHUN YANG LALU.

SEKARANG, BAGAIMANAKAH WAHAI PEMUDA? BAGAIMANAKAH WAHAI BAPAK-BANGSA YANG SEDANG MENJABAT? MARI KITA FIKIRKAN, KESATUAN DALAM IKATAN NUSA, BANGSA, DAN BAHASA MESTINYA SUDAH SOLID. NGGAK PERLU DIUNGKAP DAN DIUNGKIT LAGI. MESTINYA KITA SEKARANG MASUK DALAM KESATUAN BANGSA UNTUK MENUJU TUJUAN NASIONAL KITA SEBAGAIMANA TERTULIS DI DALAM PEMBUKAAN UUD 1945. AGAR LEBIH CEPAT TERCAPAI, SEHINGGA HARKAT DAN MARTABAT BANGSA INDONESIA MENINGKAT.

APA ARTINYA UPACARA-UPACARAAN, KALAU HANYA SEKADAR SEREMONIAL TANPA MAKNA, TANPA SENTUHAN KE MASALAH SUBSTANSI BANGSA. APAKAH ITU? PENYAKIT BANGSA YANG SANGAT BANYAK, SEHINGGA MEMILIKI KECENDERUNGAN MENGHAMBAT ARAH PEMBANGUNAN BANGSA KE ARAH YANG LEBIH BERKUALITAS MENUJU TUJUAN NASIONAL. JADI? ENYAHKAN HABIS PENYAKIT-PENYAKIT BANGSA ITU. KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME DENGAN SEGALA BENTUK DAN TINGKATANNYA. SANDIWARA DEMOKRASI PROSEDURAL HARUS DIUBAH KE ARAH DEMOKRASI SUBSTANSIAL YANG EGALITER. HAK ASASI MANUSIA MESTI DITINGKATKAN JANGKAUANNYA HINGGA KE RAKYAT TERBAWAH. LINGKUNGAN HIDUP KITA MESTINYA LEBIH SEGAR DAN BERKUALITAS YANG MAKIN MEMANUSIAKAN MANUSIA, UNTUK ITU PARA PERUSAK KEHIDUPAN KITA DENGAN SEGALA CARA DAN JENISNYA MESTI DIHADAPKAN KE SIDANG PENGADILAN. TOPENG-TOPENG MANIS MESTI DIBUKA KEDOKNYA, BETULKAH BICARA UNTUK RAKYAT, SESUNGGUHNYA MEMANG UNTUK RAKYAT?

SIAPAKAH YANG HARUS MENITIS NILAI-NILAI SUMPAH PEMUDA INI? MESTINYA PARA PEMUDA INDONESIA. KALAU INGIN KEHIDUPAN BANGSA DAN NEGARA KE DEPAN AGAR LEBIH BAIK, PARA PEMUDA MESTINYA TIDAK LOYO. KRITIS DAN MAU BERPIHAK BERDASARKAN KONSTITUSI DAN PERATURAN HUKUM YANG BERLAKU. BERGERAK DAN BERGERAKLAH TERUS SECARA KONSTRUKTIF. TIDAK MERUSAK RUMAH KITA INDONESIA, TIDAK MERUSAK KAMPUS SENDIRI, TIDAK MERUSAK DAN MERUSAK BANGUNAN-BANGUNAN YANG SESUNGGUHNYA ITU JUGA DIBANGUN DARI UANG RAKYAT. BERGERAKLAH SECARA EGALITER. DENGAN PRESTASI DAN PEMIKIRAN CEMERLANG.

ADAKAH SUMPAH PEMUDA INDONESIA BERIKUTNYA?

* Ditulis dalam keheningan dan kegelisahan oleh Drs. Mardoto, M.T. di wilayah timur Yogyakarta, Indonesia.

Advertisements