Tags

, , , , , , ,

Apakah salah membawa bekal dari rumah? Kalau pertanyaan ini ditujukan kepada anda yang sedang mengantar anak-anak  ke sekolah, saya tahu pasti jawabannya: Tidak Salah.

Namun, kalau pertanyaan ini ditujukan kepada anda sendiri yang sedang menuju ke kantor, apakah jawaban anda soal bekal MAMIN (Makanan dan minuman) yang dibawa dari rumah? Pasti tidak tunggal jawabannya.

Sebuah suratkabar nasional, minggu kemarin menulis artikel terkait cara memperoleh makan siang di kantor bagi para pekerja. Kalau pekerja yang telah disediakan MAMIN di kantor oleh perusahaannya/institusinya tidak ada problem berarti, kecuali mungkin “ketidaksesuaian” rasa. Tetapi bagi pekerja yang harus menyediakan sendiri MAMIN di kantor, biasanya ada problem.

Problem yang umum adalah soal dukungan anggaran, waktu untuk memperoleh santap siang dikaitkan lama waktu yang tersedia untuk jam istirahat, dan tentu saja tingkat hygenis-nya makanan yang disantap.

Saya tidak ingin menulis hal-hal itu secara detil. Langsung saja, pendapat saya, paling baik BAWA BEKAL MAMIN dari rumah. Toh, keluarga tentu sudah sangat siap mempersiapkan hal-hal demikian. Rasanya semua problem itu akan tereliminasi kalau mau membawa bekal dari rumah. Apakah mengganggu sosialisasi dengan teman-teman kerja? Menurut saya tidak ada hubungannya. Kalau ingin moderat, ya, secara rutinnya membawa dari rumah, namun kadang-kadang makan di luar kantor atau di dalam kantor (kalau ada kantin/cafe) bersama rekan-rekan kerja.

Menurut saya untuk melakukan hal ini nggak perlu pemikiran yang panjang. Meski saya tahu, ada problem turunannya, yaitu CARA MEMBAWA BEKALNYA. Kalau ke kantor membawa mobil, memang sih nggak terlalu masalah untuk “mencangking” bekal itu, tapi kalau naik motor atau angkutan umum, sepertinya ada kendala teknis ya ….

Sekali lagi, dalam pandangan saya, nggak perlu diribetkanlah, yang penting bisa mengemasnya secara rapi, aman (tidak tumpah), dan membawanya normal-normal saja. Saya mengerti, sesungguhnya bukan masalah teknis membawanya, orang kita tidak ingin melakukan hal ini (membawa bekal MAMIN) dari rumah, sesungguhnya karena : GENGSI.

Advertisements