Tags

, , , , , ,

Budaya baca masyarakat Indonesia menempati posisi terendah dari 52 negara di kawasan Asia Timur. Ini berdasarkan data yang dilansir Organisasi Pengembangan Kerja sama Ekonomi (OECD). OECD juga mencatat 34,5 persen masyarakat Indonesia masih buta huruf. Karena itu, pengembangan minat baca merupakan solusi yang tepat. Apalagi anak SD yang dibiasakan dengan budaya baca dan tulis memiliki prestasi tinggi dibanding anak SD yang selama enam tahun tidak dibiasakan dengan budaya baca dan tulis. Pembiasaan membaca dan menulis itu harus dilakukan dengan program pemaksaan pinjam buku di perpustakaan, lalu diberi tugas membuat simpulan dari buku yang dipinjam. SD swasta yang melaksanakan hal itu umumnya memiliki prestasi sangat memuaskan dibandingkan sekolah negeri yang belum memiliki kebiasaan itu.

Nah, mau nggak manusia Indonesia lebih maju? Sudah jelas kok, baca, baca, baca …………….. baca dengan hati dan otak! Jangan cuma nonton, nonton, nonton, ….. nonton sinetron yang monoton! Apalagi acara reality show yang “nggegirisi” hi hi hi ….

Advertisements