Malaysia susupi Ambalat karena tahu Indonesia lemah

Krisis Ambalat muncul lagi setelah sempat ramai pada tahun 2005 dan 2007 lalu. Berkali-kali armada perang Malaysia memasuki perairan di Kaltim ini. Hal itu terjadi karena kekurangan kita sendiri. “Persoalan Ambalat karena pertahanan kita lemah. Malaysia tahu betul kita lemah makanya dia berani macam-macam,” ujar pengamat militer dari LIPI Jaleswari Pramodhawardani dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (4/6/2009).

Menurut dia, lemahnya pertahanan kita disebabkan karena minimnya anggaran pertahanan kita selama ini. “Lihat saja armada kapal perang kita, sudah banyak yang tua dan jumlahnya sangat sedikit bila dibandingkan dengan Malaysia,” terang perempuan ini. Namun ketika dibandingkan dengan kasus Sipadan dan Ligitan, Jaleswari mengatakan posisi kita saat ini lebih kuat. “Ini beda, sekarang lebih jelas statusnya di Indonesia dan diurus segala macam. Posisi kita lebih kuat,” tandas Jaleswari.

Nah, para pengunjung setia blog saya, monggo ditelaah kenyataan tersebut di atas. Kalau kita masih cinta negara dan bangsa ini, mestinya kita terus berusaha, berfikir dan bertindak, apa yang terbaik dan sebaiknya dilakukan untuk pertahanan negara dan bangsa ini di bidang militer? Anda punya ide? Masak bolak balik “dipermalukan” Malaysia terus. Sebagai bangsa, kita mestinya harus menjaga martabat bangsa sendiri dengan cara yang terbaik, jangan sampai direndahkan terus oleh bangsa lain. Toh, kita sama-sama punya Hak Asasi Manusia.

4 Comments

  1. Da bnerx jg ch yg dikatain tmen2,mlaisiya mgnakan strategi picin,untng di mereka buntung di kita,wlpn tdk memboikot sepenuhx plng g jika ada kaum malaisya yg mau mzk di pt kt shrz jg hrz mlewati seleksi yg ketat dnk,brthun2 kt dbdohi mlaisya,wlp kt tdk menerapkn strtegi ofenciv plng g kt kn bz brtahan.

    Like

  2. kalau begitu, aku akan mendukung jika ada yang berani membiokot mahasiswa malaysia. jangan biarkan mereka kuliah di sini tanpa seleksi.

    Like

  3. andri says:

    iya memang bro, malaysia itu memang licik, sy setuju stop aja mahasiswa malaysia yang belajar di kita, toh mahasiswa mereka tak begitu menonjol kemampuannya jg alias biasa2.. jadi jangan terlalu baik lah ama mereka.. ada pendapat kita butuh mahasiswa asing sebagai bentuk pengakuan terhadap perguruan tinggi kita.. tapi klo bentuk pengakuan nya keluar hanya dari sebuah negara seperti malaysia, apa pengaruhnya bagi kita.. pendidikan mereka di tingkat dunia saja tidak kelihatan.. jadi hemat saya acuhkan saja malaysia, mereka itu hanya sebuah negara kecil ko.. udah jelas ko pendidikan tinggi kita didunia.. lihat saja 12 perwakilan pendidikan tinggi amerika, mengakui itb salah satu pt. terbaik di dunia, dan mereka kagum dan mengajak kerjasama dengan mereka.. ugm, ui, unbraw dan pt. lainnya juga diakui di dunia ko, prestasi kita di perhelatan sains dan tknologi jg selalu terbaik, apa yang kurang dari kita, skrg malaysia apa prestasi nya, jd malaysia terlau kecil buat kita

    Like

  4. robert says:

    pendidikan tinggi malaysia picik, masak mahasiswa kedokteran kita diseleksi, terus mengapa atuh mereka mengirim begitu banyak mahasiswa untuk belajar kedokteran di pt. terkemuka kita.. itu nama nya picik dan licik

    Like

Comments are closed.