Tags

, , ,

Takut sama matematika? Memang, siapa takut? Wong matematika bukan memedi (pocong) kok ya …

megabowl

Siapa bilang matematika adalah pelajaran yang menyeramkan? Dengan bantuan video game, belajar matematika akan menjadi jauh lebih menyenangkan. Bahkan sebuah kompetisi video game matematika yang bernama MegaBowl digelar di New York. Para pelajar mengikuti kompetisi ini dengan antusias. Mereka larut dalam dunia game multiplayer yang disebut Dimension M. Di sini mereka berkompetisi dalam tim untuk mengerjakan soal matematika dan adu strategi untuk mengalahkan tim lawan. Matematika di Dimension M mencakup matematika dasar hingga Aljabar II. “Mainkan game ini, kemudian kamu akan melihat bahwa jawabanmu benar dan mendapatkan poin. Ketika kamu berhasil menang berkat usaha kerasmu, rasanya sungguh luar biasa,” ujar seorang peserta kompetisi, dikutip dari News8austin, 26 Mei 2009.

Game ini telah diujicobakan di beberapa wilayah New York City, Dallas dan Fort Lauderdale. Selain mendapat respon positif dari pelajar, guru matematika pun menyambut baik kehadiran game tersebut karena membantu memudahkan siswa dalam memahami pelajaran. “Kami melihat Florida sukses menerapkan hal ini, nilai matematika para pelajar meningkat pesat. Kami akan menggunakan video game dalam pelajaran matematika, ilmu alam, dan sosial. Kami ingin menciptakan situasi di mana pelajar mampu menguasai apa yang sedang mereka pelajari,” tandas Troy Fischer, dari Departemen Pendidikan New York City.

Nah, begini lho seharusnya cara mengemas proses pembelajaran/pendidikan. Matematika pun bisa dikemas dalam context entertainment kok. Seru khan … Nggak selalu yang njlimet-njlimet itu sulit ditampilkan, sulit didekati, sulit disosialisasikan, cuma caranya bagaimana gitu yang jitu. Juga janganlah yang gebyar-gebyaran itu cuma idol-idolan penyanyi, penari, reality show , atau komedi nggak mutu itu ….. model game berbau matematika beginian ini khan mendorong prestasi siswa, harus digebyarkan, digencarkan ……… artinya bikin hiburan yang sekaligus meningkatkan kepintaran bermatematika atau ilmu lainnya, syukur-syukur juga meningkatkan kualitas kepribadian siswa!

Eh, omong-omong mau nyoba game-nya ya? Klik saja disini ….

Advertisements