Tags

, ,

Hari Rabu, 20 Mei 2009, Presiden AS berbicara dengan awak pesawat luar angkasa (ulang-alik) Atlantis setelah angkasawan-angkasawan itu memperbaiki Hubble Telescope.

gall.spacewalk0520.nasa

Presiden Barack Obama memebrikan satu pesan khusus kepada awak pesawat Atlantis pada Rabu, dua hari sebelum angkasawan-angkasawan itu dijadwalkan kembali ke bumi. “Aku ingin ceritakan kepada anda secara pribadi bagaimana bangganya Aku,” kata Obama dalam percakapan telepon singkat itu. “Aku berpikir anda adalah baru saja memeberikan suatu contoh sangat bagus semacam komitmen untuk eksplorasi yang merepresentasikan Amerika.”

Atlantis diluncurkan 11 Mei 2009 untuk kunjungan reparasi terakhir dan ke lima oleh NASA ke Hubble Space Telescope. Itu luncurkan kembali ke orbit pada Selasa pagi. Di dalam ruang angkasa selama 19 tahun, Hubble dapat menangkap gambar-gambar yang bersih yang tidak dapat dilakukan oleh teleskop-teleskop di bumi, sebagiannya, sebab tidak mempunyai kemampuan melalui atmosfir/angkasa yang suram.

Obama berkata itu adalah mengagumkan untuk mengamati angkasawan-angkasawan melakukan pekerjaan mereka dan Hubble disebutnya sebagai “satu simbol ikon pencarian pengetahuan.” “Dengan membiarkan Hubble untuk melanjutkan pekerjaannya, anda sudah benar-benar mengijinkan kita semua untuk meneruskan perjalanan kita untuk eksplorasi dan pertumbuhan.

Awak pesawat ulang-alik meninggalkan bumi hari Rabu tetapi akan bersiap-siap menghadapi perjalanannya kembali ke bumi pada hari Kamis. Mereka akan mempunyai boss baru dalam waktu dekat ini, karena Presiden Obama menceritakan kepada awak pesawat bahwa ia akan segera menunjuk Administrator NASA yang baru. “Sekadar meyakinkan anda, pengurus baru adalah bukan dari kita semua yang ada disini?” kelakar Pemimpin misi Scott Altman. Presiden menolak untuk memberi petunjuk apapun, tetapi malah mempertanyakan apakah dia bisa mendapatkan satu copy dari gambar-gambar Chicago yang diambil dari ruang angkasa. “Anda orang-orang yang melihat rumahku?” kata Obama. “Berusahalah dapatkan gambar keluar sewaktu lapangan rumputku sedang disiangi.

Wah, asyik juga ya ngikuti komunikasi Presiden AS dengan para astronot itu, kayak chatting telepon saja, padahal dari bumi dan luar angkasa ya …. begitu rumit lho teknologi komunikasi yang teraplikasikan, bukankah masalah “perbedaan waktu” dan kualitas media harus betul-betul terukur dan terkontrol. Kita di Indonesia? Ya, baru video conference-lah. Wong, astronot saja nggak (jadi) punya, bagaimana mau “ngobrol” ya?

Maju yuukk Bangsa Indonesia-ku ….

Advertisements