Tags

, ,

1. PDRB Sleman terbaik di Provinsi DI Yogyakarta

Produk Domestik Regional bruto (PDRB) Kabupaten Sleman pada 2007 menduduki peringkat pertama dibandingkan empat kabupaten/kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). PDRB per kapita masyarakat Sleman menurut harga berlaku juga mengalami peningkatan rata-rata per tahun sebesar 12,01 persen selama lima tahun terakhir dari Rp 6,7 juta pada 2004 menjadi Rp 10,7 juta pada 2008. Dengan  pertumbuhan ekonomi tersebut, memposisikan Sleman di peringkat teratas PDRB di DIY. Kabupaten Sleman menduduki urutan teratas dalam PDRB Provinsi DIY pada 2007 dengan kontribusi sebesar 30,66 persen atau senilai Rp 9,972 triliun.

2. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi daripada laki-laki di Sleman DI Yogyakarta

Pelaksanaan pembangunan di Sleman mengalami kemajuan pada banyak bidang, salah satu di antaranya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pembangunan manusia di Kabupaten Sleman tergambarkan dari terus meningkatnya usia harapan hidup masyarakat yang pada 2008 mencapai rata-rata 76,79 tahun untuk perempuan dan 72,46 tahun laki-laki. Keberhasilan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tersebut telah memberikan kontribusi pada pencapaian indeks pembangunan manusia (IPM ) yang mencapai 6,2 serta IPM bidang kesehatan 81,33 dan IPM bidang pendidikan memiliki nilai 83,44. Sedangkan IPM untuk pendapatan nilainya 64,85. Selain itu, di bidang perekonomian Pemkab Sleman juga berhasil meningkatkan kondisi perekonomian daerah. Pada 2008 aktivitas perekonomian masyarakat mampu meningkatkan ekonomi daerah.

PDRB atas dasar harga berlaku selama lima tahun terakhir mengalami kenaikan rata-rata per tahun 13,93 persen dari Rp 6,6 trilliun pada 2004 menjadi Rp 11,23 trilliun pada 2008. Sedangkan PDRB atas dasar harga konstan tahun 2000 mengalami kenaikan rata-rata 4,06 persen per tahun dari Rp 4,83 trilliun pada 2004 menjadi Rp 5,81 trilliun pada 2008.  Selama periode 2004-2008, kontribusi sektor primer yang meliputi pertanian, pertambangan dan penggalian cenderung mengalami penurunan dari 17,91 persen pada 2004 menjadi 16,86 persen pada 2008.

Wah, ucapkan selamat untuk seluruh warga Sleman DI Yogyakarta yang telah “menikmati” kualitas kehidupan yang cenderung terus meningkat. Apalagi sekarang masih sekitar HUT Sleman, semoga meningkat terus pembangunan di Sleman DI Yogyakarta, secara kuantitas dan kualitas. Nggak rugilah Sleman “punya” perguruan tinggi sekelas UGM …

Advertisements