Tags

, ,

Lebih dari 160 negara dalam pertemuan akhir pekan di Jenewa sepakat untuk melarang atau membatasi sembilan bahan kimia beracun. Ini dinyatakan Program Lingkungan PBB, Sabtu, 9 Mei 2009. Tindakan itu menjadikan sejumlah pestisida berbahaya dan industri kimia sebagai sasaran untuk menghapuskan Konvensi Stockholm 2001 mengenai 21 bahan pencemar organik. “Dampak dahsyat dari zat-zat ini terhadap kesehatan manusia dan lingkungan telah diketahui sekarang dengan bertambahnya sembilan zat kimia baru dalam Konvensi,” kata Wakil Sekjen PBB dan Eksekutif UNEP, Achim Steiner, dalam satu pernyataan. “Ini mencerminkan kecemasan internasional mengenai perlunya mengurangi dan bahkan memusnahkan zat-zat demikian dari masyarakat global,” katanya.

Kesembilan zat kimia yang kini masuk dalam daftar larangan konvensi adalah:

1. Lindane, lihat: ” ….. zat pencemar berbahaya di dalam tanah seperti pentachlorophenol dengan konsentrasi sampai dengan 500 ppm (Lamar, 1990), chlorocarbon, polycyclic aromatic, PCB dan beberapa jenis pestisida seperti DDT, lindane serta zat pewarna seperti azo dyes (Lewandoski 1990 dan Dhawale, 1992)……”, dan sumber-sumber lainnya. Sesungguhnya zat seperti lindane ini sudah ada standarnya seberapa boleh ada di dalam air minum, silakan cek disini.
2. Alpha hexachlorocyclohexane
3. Beta hexachlorocyclohexane
4. Hexabromodiphenyl ether dan heptabromodiphenyl ether
5. Tetrabromodiphenyl ether dan pentabromodiphenyl ether
6. Chlordecone
7. Hexabromobiphenyl
8. Pentachlorobenzene,
lihat: ini bahan toksik, cek rankingnya versi ATSDR disini.
9. Perfluorooctane sulfonic acid garam-garamnya dan Perfluorooctane sulfonyl fluoride.

Anda pengguna/pemilik diantara 9 bahan kimia tersebut? Mengertilah tentang dampak yang ditimbulkan …

Advertisements