Tags

, ,

Sebuah perpustakaan di Kent, Inggris dikunjungi oleh seekor kucing hampir setiap hari selama 2 tahun terakhir, demikian berita BBC.

Fidel, kucing hitam berusia 8 tahun, hampir setiap hari datang ke perpustakaan daerah Deal sementara tuannya bekerja. Seharian dia duduk di kursi biru kesukaannya dan hanya meninggalkan gedung perpustakaan ketika dia melihat tuannya kembali ke rumah. Staff perpustakaan mengatakan mereka tidak pernah memanjakannya dengan memberikan makanan kepada Fidel dan bahkan mereka pernah mengeluarkannya di masa awal kedatangannya, tetapi Fidel selalu kembali.

Kritikus seni Heather Hilton, manajer distrik untuk Perpustakaan Deal mengatakan: “Fidel jelas suka datang kemari dan dia sangat populer diantara para pengunjung perpustakaan. Saya pikir dia juga kritikus seni karena kadang-kadang kami melihat dia memelototi lukisan-lukisan yang tergantung di dinding galeri,” tambah Heather seperti dikutip BBC.

Seorang jurubicara untuk Kantor Kecamatan Kent yang mengelola perpustakaan ini mengatakan, Fidel adalah ‘pelanggan yang sangat setia‘ sampai-sampai dia kadang-kadang tiba di perpustakaan lebih dulu dari para pegawai dan seringkali ditemukan sudah menunggu di pintu depan. Fidel adalah kucing yang diselamatkan, yang dipilih tuannya dari tempat penampungan setempat setelah dia diabaikan di satu apartemen di daerah Deal.

Nah, malulah kita kalau nggak suka berkunjung ke perpustakaan. Apalagi untuk orang-orang yang punya label mahasiswa ataupun dosen. Orang kebanyakan pun harusnya sering-sering juga menyambangi perpustakaan. Banyak sumber dan referensi pengkayaan pribadi yang dapat kita serap, ada yang berbentuk digital atau tradisional/printed. Beragamlah yang dapat kita petik di perpustakaan.

kucing_rajin_ke_perpustakaan

Masak kita alergi baca buku?. Tuh, lihat kucing aja doyan!. Masak kita yang berlabel manusia kalah sama kucing. Ya, kebangetenlah kita kalau alergi sama buku.

Bagaimana dengan anda?

Advertisements