Tags

, ,

Perhatikan inti sambutan tertulis Panglima TNI pada Upacara Peringatan Hari Jadi ke-63 TNI Angkatan Udara Tahun 2009:

tni_au

1. TNI Angkatan Udara harus terus tumbuh dan berkembang seiring dengan dinamika pembangunan nasional dan perkembangan lingkungan strategis. Kekuatan Angkatan Udara merupakan salah satu instrumen ”bargaining power” yang penting untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan, terutama dalam kaitannya dengan hubungan antar negara.

2. Untuk membangun kekuatan angkatan udara yang modern, kuat dan disegani, diperlukan dukungan kemampuan anggaran negara yang cukup besar. Oleh karenanya kebijakan mewujudkan minimum essential force, merupakan kebijakan tepat untuk menjawab kondisi kemampuan dukungan anggaran negara saat ini dan diharapkan melalui renstra 5 tahunan, TNI AU mampu mewujudkan kekuatan tersebut secara bertahap.

3. Kehadiran berbagai pesawat tempur generasi ke IV dan V di jajaran TNI AU merupakan upaya nyata secara bertahap menuju minimum essential force dalam rangka menjaga, melindungi dan menegakkan kedaulatan wilayah dirgantara nasional, dari segala bentuk ancaman dan kerawanan, lanjutnya.

4. Pembinaan kemampuan TNI Angkatan Udara, hendaknya diarahkan untuk mewujudkan kesiapan operasional yang serasi antara kemampuan inti, kemampuan pengganda dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penggunaan kekuatan.

Lalu, apa yang harus kita lakukan? Kesatuan pemahaman, sehingga terbentuk kesamaan pola pikir dan pola tindak, untuk selanjutnya diimplemantasikan dalam aksi nyata, kerja nyata, dan program nyata sehingga diharapkan kekuatan dan kejayaan TNI AU betul-betul tampil sebagai PENJAGA SEJATI DIRGANTARA INDONESIA untuk membuat seluruh rakyat Indonesia tenang dalam tidurnya, bangga dengan militer dirgantaranya, dan (calon) lawan segan mengganggu Indonesia kita.

Advertisements