Tags

, ,

3D pasti sudah anda kenal dengan baik. Ini jargon untuk ngecek uang, palsu atau tidak. Tentu nggak ada hubungannya dengan 3D yang mungkin anda kenal juga, Tiga Diva. Atau tiga dimensi …. pastinya: Dilihat, Diraba, Diterawang. Nah, sekarang kalau mau ngecek Calon Presiden yang mau bertanding di Pemilu Presiden 2009, caranya bagaimana? Samalah, seperti kalau anda mau mengecek uang, asli atau palsu. Konsep 3D juga bisa digunakan untuk mengecek seorang calon presiden itu palsu atau nggak! Lho?

1. Dilihat. Lihat saja kiprahnya sekarang, entah yang sedang menjabat, yang mau menjabat atau yang dulu pernah menjabat, cermati cara fikirnya, cara cari solusi untuk problem bangsa, secara pribadi bagaimana? Perilaku diri dan keluarganya, ucapan dan kemampuan komunikasinya, serta diplomasinya, bagaimana? Punya rasa humor tinggi atau tidak. Lihatlah semua itu dalam konteks sekarang.

uang

2. Diraba. Cobalah raba apa yang difikirkan para capres itu untuk masa depan bangsa, terobosan apa untuk membawa bangsa ini biar maju dan jaya di kemudian hari, punya kemampuan nalar  futuristik dengan tim yang kuat nggak? Rabalah gagasan-gasan yang ditelurkan dalam berbagai bidang dan sendi kehidupan, apa yang ingin dan akan dikerjakan oleh capres itu …. atau cuma begitu-begitu saja … adakah ide brilian dan berbasis konstitusi/hukum? Apa ke depan maunya ribut saja … apakah programnya nggak realistis, terlalu sombong, sementara pondasi diri dan timnya nggak ngangkat … utopis begitu?

3. Diterawang. Ah, ini gampang lihat “sejarah” capres itu, track recordnya, cenderung terjebak masa lalu nggak … terlalu membanggakan masa lalu nggak … punya catatan kenegaraan/kebangsaan baik atau buruk …. pernah menjabat, berhasil atau gagal …. membanggakan nenek moyangnya nggak? Silakan diterawang, banyak alat, cara dan sumber yang bisa digunakan untuk menerawang …. nggak mungkinlah catatan masa lalu hilang total ataupun berubah drastis …. bahwasanya ada perubahan, it’s okay, itu untuk hal-hal yang dinamis, tetapi kalau perilaku busuk, catatan buram itu inherent di dalam diri, sulit berubah, kecuali pakai topeng! Oh ya, satu lagi, mata duitan nggak …

Jadi silakan saudara-saudara ngecek uang dan (calon) presiden dengan konsep yang sama: 3D. Semoga kita nantinya mendapatkan Presiden yang asli, bukan presiden-presidenan. Yang palsu pasti nggak bakalan laku di bursa nasional, apalagi internasional. Terus, kalau dapat yang palsu, dibawa kemana negara dan bangsa ini, ya friend? Ngeri, masak nasib kita diserahkan kepada orang yang nggak becus …. tetapi merasa hebat! Jangan sampai deh. Maka cermati semua calon presiden, sebelum anda memilih nantinya.

Advertisements