Tags

, ,

Salah persepsi bisa berbahaya …. begitulah perkiraan saya.

Biasa awal April saya bersentuhan dengan persoalan pajak. Kali ini saya sempat mengunjungi Kantor Pajak Bantul D.I. Yogyakarta. Saya sempat memotret momen yang unik, bagaimana seorang perempuan (jelas dia seorang wajib pajak) memperhatikan dengan sungguh-sungguh dua patung mungil yang ada di bagian front/pelayanan kantor pajak itu. Pada awalnya saya nggak begitu ngeh, apa yang dilihat oleh wanita itu secara serius? Coba perhatikan!

Eh, rupanya dua patung itu. Memang kenapa? Coba perhatikan …PERUTNYA …. nah, gendut-gendut …. saya yakin bukan simbol orang sakit cacingan yang umumnya perutnya menonjol begitu …. sepertinya antara melambangkan kondisi “kemakmuran” ataupun “keserakahan” …. apalagi kalau dihubungkan dengan posisi instansi itu yang tugas pokoknya memunguti pajak masyarakat, alias mengumpulkan duit warganegara …. eh, ini persepsi lho … jangan-jangan, jangan-jangan lho, orang-orang di instansi itu tercermin atau mungkin tergambarkan dengan postur itu secara tepat … menurut saya, apakah tidak ada “hiasan” tradisional lainnya yang lebih segar dan menarik … selain patung gendut itu … sebaiknya diganti saja daripada salah persepsi ya ….

hhh

Lho kok gendut?

Ya, khan jangan-jangan anda punya persepsi sama dengan saya dan dengan yang lain juga : bahwa di kantor itu ada sumber-sumber penggendutan perut? he he he ….

Anda punya tanggapan?

Advertisements