Tags

, ,

Pagi-pagi saya sudah menelusuri jalanan Yogyakarta. Saat berhenti di perempatan jalan saya disamperin seseorang berjaket khas. Lalu dia menyodorkan “uang” seratusan ribu, saya faham hari-hari ini rawan sogokan, godaan, kecohan dan suap menyuap ala dunia politik. Tetapi sesungguhnya aneh kalau saya dikasih uang untuk hal itu, wong hak pilih saja saya nggak punya. Lain halnya bagi anda yang punya hak pilih ya …. okelah, “uang” itu saya terima dan sekarang ingin saya tunjukkan kepada anda, sebagai “bukti” adanya money politics. Lihatlah:

hhh

Satu suara = 100 ribu? Ih, najis.

Kalau dilihat dari sebaliknya, bagaimanakah? Seperti ini:

politics_money

Lha iya, jangan terkecoh kawan ini memang bukan uang beneran, tapi uang-uangan yang dibagikan teman-teman mahasiswa di Yogyakarta kepada warga kota tercinta, sebagai pengingat, sebagai petunjuk kalau-kalau ada politik uang yang mengiringi hari contrengan besok. Mereka mengingatkan kembali bahwa kalau cara ini tetap terjadi (serangan fajar atau serangan malam) dan masyarakat menerimanya itu berarti masyarakat juga berarti ikut mendukung dan melanggengkan korupsi!

Uang-uangan yang dibagikan oleh Jaringan Mahasiswa Peduli Pemilu (JMPP) itu tentu harus kita apresiasi dengan baik. Itikad mulia untuk mewarnai Pemilu dengan bersih hati mestinya harus disambut oleh seluruh warga Yogyakarta khususnya, dan rakyat Indonesia pada umumnya, dengan sukacita dan senantiasa diingat-ingat sampai saat berada di dalam bilik suara, saat mencontreng. Ini demi terwujudnya tata pemerintahan (eksekutif, legislatif, dan yudikatif) yang lebih baik dan lebih bersih nantinya.

Kalau membaca UU 10/2008 memang sudah ada ancaman untuk yang melakukan politik uang …. tetapi dari jutaan rakyat Indonesia yang punya hak pilih, berapa prosen sih yang sudah membaca UU itu? Inilah peran kita untuk saling mengingatkan ….. Terutama yang menempatkan dirinya sebagai calon pemimpin, atau yang sudah jadi pemimpin dalam segala tingkatan dan institusi, justru dari sanalah keteladanan untuk mengatakan NO FOR MONEY POLITICS, sanggupkah?

Jadi kalau ada dugaan money politics dalam Pemilu 2009 ini, marilah kita buktikan itu tidak benar, tetapi dengan cara yang baik-baik dan keteladanan.

Untuk rekan-rekan mahasiswa (terutama dari JMPP) baguslah usaha anda, saya perlu angkat jempol mengapresiasi hal itu, jangan pernah menyerah, juga awasi terus sewaktu kegiatan pencontrengan di TPS-TPS, semangat …. untuk para calon pemilih, jangan terkecoh dengan janji-janji manis dan uang haram itu!

Advertisements