Tags

, ,

Saya sudah menulis Enak, seorang warganegara yang punya kemampuan pasti banyak yang memperebutkan … dan anda sudah membacanya? Anda jadi optimis? Syukurlah. Kalau belum terbuka pikiran dan semangat dari diri anda, coba baca yang berikut ini: sekali lagi, sebuah contoh “punya kemampuan” itu enak ….

Masih ingat dengan Owen Thor Walker? Tahun lalu, remaja yang ketika itu masih berusia 18 tahun bikin heboh karena keterlibatannya dalam sebuah sindikat penjahat cyber kelas dunia yang berhasil membobol jutaan komputer. Meski aksinya tergolong kriminal, Walker terbebas dari hukuman. Pasalnya, hukuman pidana dipandang dapat merusak potensinya yang hebat di bidang komputer.

Keberuntungan Owen ternyata tidak hanya sampai di situ saja. Baru-baru ini, dia digaet perusahaan telekomunikasi besar Telstra di Selandia Baru sebagai penasehat bidang sekuriti. Menurut Communications Manager TelstraClear, Chris Mirams, Walker antara lain bakal mengungkap apa saja motif para penjahat cyber. “Dia sangat ingin membeberkan informasinya untuk kebaikan bisnis di Selandia Baru,” katanya.

gg

"mahalnya seorang cracker"

Aksi pembobolan yang dilakukan Owen memang mencengangkan. Menurut polisi, Owen merupakan otak sebuah sindikat cracker yang memakai program buatannya untuk meraup uang. Jumlah kerugian yang mereka timbulkan sekitar US$ 20 juta. Owen yang punya nama online Akill ini mendesain virus canggih yang tidak bisa dideteksi software anti virus. Keahliannya ini membuat pihak Telstra tertarik sehingga akhirnya mengontrak sang cracker yang masih belia tersebut.

Nah, coba renungkan saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, enak deh jadi ORANG BERKEMAMPUAN. Bahkan “berbuat kejahatan” sekalipun ada yang “membela dan menampung”, memberi pekerjaan dan gaji besar!. Anda punya kemampuan yang bisa dibanggakan dan diandalkan? Cobalah kenali diri sendiri, tunjukkan kemampuan sesungguhnya dan raihlah “kesempatan” dicari orang lain, perusaaan besar, dan negara/bangsa lain …

Tetapi kalau cuma bisa ribut-ribut, demo-demo, cuap-cuap, omong kosong, protas-protes …. sementara aslinya anda sejatinya nggak punya kemampuan apa-apa alias hanya punya kemampuan semu, siapa sih yang mau nyari anda!

Marilah kita secara bersama-sama memasuki ruang kesadaran untuk bersama-sama berusaha berkemampuan nyata dan dapat diandalkan, kerennya punya life-skill yang sungguh-sungguh bisa “dinilai oleh orang lain” bukan menurut diri pribadi saja! Sanggup? Enak deh jadi orang punya kemampuan, …. , tetapi satu hal saya ingin pesankan,

….. jangan unjuk kemampuan jahat deh, melanggar hukum lagi, supaya diakui dan direkrut oleh orang/perusahaan/bangsa lain … itu bukan ciri WNI Nomor 1, sorongkan prestasi positif saja ya

Advertisements