Tags

, ,

Yahoo dan Google telah berperang soal daratan dan lautan pada bidang maps dan earth.

Yang terbaru, setelah bulan lalu Google menghadirkan fitur untuk mengeksplorasi planet Mars secara online via Google Earth, kini Microsoft tampaknya nggak mau ketinggalan sehingga mereka berusaha menyaingi Google dengan meningkatkan jumlah konten di layanan onlinenya yang juga bisa dipakai menjelajah angkasa via web, Worldwide Telescope. Sepertinya mereka tidak mau kalah dengan Google, Microsoft menghadirkan data-data terbaru dari planet Mars. VentureBeat, tanggal 24 Maret 2009 mengabarkan Microsoft menggandeng lembaga antariksa NASA untuk menyediakan data-data dan gambar angkasa tersebut. Perang angkasa antara Google dan Microsoft tampaknya memang bakal terus sengit. Tidak hanya sebatas Mars saja, mereka juga berlomba-lomba mengeksplorasi area-aea lainnya di antariksa. Microsoft sudah berencana untuk menggelontorkan lebih banyak data dan gambar resolusi planet-planet lainnya, termasuk juga bulan. Google lebih dulu punya banyak data serupa yang tersedia di Google Moon dan Google Sky. Dengan demikian, siapa yang bakal jadi pemenang barangkali ditentukan siapa yang mampu menghadirkan content paling bagus, paling lengkap dan full updating. Microsoft tampaknya amat serius soal ini. Sebab dalam kesepakatan terbaru dengan NASA tersebut, mereka berhak memperoleh akses data sebesar 100 terabytes.

Asyik juga ada “perang” beginian, kita jadi bisa mengakses data visual yang mungkin sebelumnya sulit kita peroleh. Hal ini tentu menyenangkan dan membuka mata kita untuk bisa melihat data astronomi NASA yang dapat diakses publik. Kita juga dimungkinkan dengan “teleskop maya” itu (siapa tahu) mampu mengintai tanda-tanda alam, kapan jatuhnya awal bulan puasa dan jatuhnya 1 Syawal, lebih presisi berbasis teknologi online (asal real time ya …), soalnya yang di Google Maps/Earth itu hasil olahan data satelit yang sekian waktu sebelumnya, nggak real time ya …

Ayo buka terus dunia maya, peranglah terus di daratan, lautan dan angkasa, dikau, Google, Yahoo, dan Microsoft, biar kita makin dapat mengakses banyak data dunia …

Advertisements