Tags

, ,

Dewasa ini, kehidupan di Dunia sudah semakin berkembang. Teknologi bukan lagi sebagai barang baru, dan malahan berubah menjadi kebutuhan pokok. Tentunya perkembangan teknologi tersebut ada kebaikan dan ada keburukannya. Tetapi, selagi mental dan perilaku penguna teknologi masih waras, tentunya keburukan dari penyalah gunaan teknologi dapat diminimalisir.

Di Indonesia, perilaku konsumtif terhadap teknologi sangatlah tinggi, ini terlihat dari gaya hidup masyarakat Indonesia yang sekarang ini sudah glamour dan cenderung ke arah negatif. Tetapi, dari hal itu semua masih banyak masyarakat yang sadar dan peduli terhadap Bangsanya dalam mengupayakan pemanfaatan teknologi sekarang ini.

Dunia teknologi tidak terlepas dari dunia anak muda. Pemanfaatan teknologi sekarang ini bagi anak muda, dapat menjadikan kreatifitas didalam dirinya semakin berkembang. Penyalahgunaan teknologi sekarang ini sudah semakin parah. Dalam survey, Indonesia menduduki peringkat pertama terhadap pembajakan teknologi, dan hal ini sudah menjadi biasa. Hal tersebut termasuk pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual, karena telah mencuri ide-ide kreatif dan inovasi yang dibuat oleh anak-anak muda kreatif.

Dalam tulisan ini, penulis hanya akan memberikan ulasan mengenai pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan bagi kaum muda dalam hal menyikapi sisi negatif kemajuan teknologi yang berdampak bobroknya mental dan psikologis suatu bangsa. Dampak dari bobrokya mental dan psikologis anak muda ternyata dapat mengancam terhadap keutuhan mental dari masyarakat Indonesia itu sendiri.

Apa hubungannya pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan dengan penyalahgunaan kemajuan teknologi ?. Ambil contoh, Budaya Indonesia yang kental akan norma-norma adat istiadat yaitu perilaku sopan, ramah dan sebagainya dapat dikalahkan oleh tontonan-tontonan yang ada di televisi pada sekarang ini. Selain itu, efek negatif dari kemajuan
teknologi dapat menghancurkan keromantisan dalam berkeluarga, bertetangga dan bernegara. Adanya pelanggaran Hak dan Kewajiban, yang berdampak mengganggu kestabilan dan kerukunan hidup bersama.

Untuk itu, perlu adanya suatu pendidikan dan pengarahan dalam rangka mengurangi efek negatif dari kemajuan teknologi pada sekarang ini, terutama bagi kaum muda. Karena, kaum mudalah yang akan menentukan arah kemajuan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia ini kedepan. Perlunya Pendidikan Kewarganegaraan agar keselarasan kehidupan masyarakat bangsa Indonesia menjadi lebih harmonis, tentram, damai dan sejahtera.

Keselarasan hidup dalam menggunakan Hak dan Kewajiban sangatlah perlu dalam pemanfaatan kemajuan teknologi. Selain itu juga, perlunya pendidikan mental bagi masyarakat Indonesia yang sekarang ini sudah semakin lemah. Pendidikan Kewarganegaraan juga berguna dalam pembentukan watak atau perilaku dari individu dalam menjalani kehidupan kedepan. Mulai dari kaum mudalah harus ditanamkan pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan. Bahkan, mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak sudah harus diterapkan suatu pendidikan untuk menjadi warga negara yang baik. Tidak hanya baik, tetapi juga dapat menjaga keselarasan hidup bermasyarakat dan bernegara demi
keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta.

Setelah ada rasa toleransi antar masyarakat, barulah akan terlihat keharmonisan hidup suatu bangsa, dan juga pemanfaatan kemajuan teknologi semakin terarah dan masih tetap dalam garis-garis besar norma adat istiadat yang dijunjung tinggi dari dahulu hingga kini. Selanjutnya tidak akan ada lagi pelangaran atau pencurian ide, kreatifitas dan kekayaan yang dimiliki oleh setiap individu dalam mengembangkan diri untuk kemajuan teknologi ke depan. [Ditulis oleh: Muhammad Ridwan/06/193068/PA/10859/Matematika –> 80]

Advertisements