Tags

, ,

Dengan peringatan Hari Hening Sedunia saya yakin bisa menyelamatkan kelestarian Planet Bumi, diantaranya mereduksi pengeluaran gas karbon hingga 20.000 ton. Tanggal peringatannya adalah 21 Maret 2009, selama empat jam kita diminta hening dan menghentikan aktivitas yang memicu pencemaran lingkungan, yaitu antara pukul 10.00 dan 14.00. Selebihnya kita boleh beraktivitas lagi kok. Alasan pemilihan tanggal ini terkait dengan inklinasi matahari terhadap bumi, saat titik kulminasi matahari berada persis 90 derajat terhadap sumbu vertikal pada pukul 12.00 di garis ekuator.

Ya, mari kita dukung peringatan Hari hening sedunia ini, karena ini khan sama saja dengan hari bebas dari polusi. Bukankah itu yang kita inginkan …. coba rasakan hari-hari ini di Yogyakarta, betapa pada jam puncak aktivitas manusia/warga Yogyakarta tersebut suhunya panas sekali, percaya? Beberapa hari lalu saya sempat merasakan, setelah mengajar di UGM lewat di perempatan Swalayan Mirota Kampus tersa sekali hawa panas menyengat, waktu jendela di mobil saya buka … wouw seperti dibakar, bayangkan kondisi ini bagi orang-orang yang nggak pakai mobil, apa nggak lebih panas lagi …. saya sempat melihat tayangan/indikator suhu yang memang dipasang di atas depan swalayan tersebut, bergantian tampilan dengan indikator waktu, coba sampai berapa suhunya? Ternyata suhunya 34,8 derajat celcius. Wah, ampun panase

Jadilah kita faham , dan terus dukunglah semua aktivitas yang pro lingkungan hidup, penyelamatan bumi dimana kita berada, hindari/kurangi polusi (termasuk yang lagi kampanye terbuka sekarang ini nggak usahlah knalpot dibombong-bombong, konvoi keliling kota/desa nggak karuan), banyaklah tanam pohon di lingkungan rumah, jangan buang sampah sembarangan, kurangi pembakaran yang nggak bermanfaat/beracun (kalau ngilangin merokok susah, ya mengurangi secara bertahaplah setiap hari, lama-lama pasti selesai), kurangin konsumsi bahan plastik, dan lainnya …

Advertisements