Tags

, ,

Saya berpendapat bahwa Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting. Pendidikan Kewarganegaraan merupakan pendidikan yang membentuk atau mengembangkan kepribadian mahasiswa. Pendidikan Kewarganegaraan menjadi instrumen pembentuk watak dan kepribadian mahasiswa yang cerdas dan berwawasan kebangsaan serta memiliki kesadaran untuk membela kepentingan bangsa dan negara.

Yang menjadi masalah, apakah semua mahasiswa sadar akan pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan? Mungkin ada beberapa mahasiswa yang merasa bosan, ngantuk saat belajar Pendidikan Kewarganegaraan, dan sebentar-sebentar akan melihat jam menanti pertolongan bel tanda kelas usai. Mungkin itu dikarenakan mereka merasa sudah bosan mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan sejak mereka di SD. Mungkin juga bagi mahasiswa di jurusan eksak (Matematika, Fisika, Kimia, Teknik, dan lain-lain) menganggap bahwa Pendidikan Kewarganegaraan tidak penting. Ini merupakan masalah besar bagi bangsa. Masa depan bangsa berada di tangan generasi muda khususnya pelajar/mahasiswa.

Padahal sesungguhnya mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan seharusnya menjadi hal yang lebih utama di banding dengan pendidikan yang lainnya. Pendidikan Kewarganegaraan-lah yang mengajarkan bagaimana seseorang menjadi warga negara yang lebih bertanggung jawab. Karena kewarganegaraan itu tidak dapat diwariskan begitu saja melainkan harus dipelajari dan di alami oleh masing-masing orang. Apalagi negara kita negara yang demokratis, maka secara tidak langsung warga negaranya harus lebih aktif dan partisipatif. Oleh karena itu kita sebagai mahasiswa harus mempelajarinya, agar kita bisa menjadi garda terdepan dalam melindungi negara.

Bisa kita dibayangkan apabila pelajar/mahasiswa jika tidak mempunyai Pendidikan Kewarganegaraan. Mungkin mereka akan menjadi orang yang egois. Saat mereka menjadi mahasiswa maupun sudah bekerja, mungkin mereka akan lebih mementingkan diri sendiri, tanpa melihat kepentingan masyarakat sekitar, bahkan bangsa. Sebagai contoh dalam hal bela negara. Sebagai warga negara, salah satu kewajiban kita adalah bela negara. Membela negara tidak harus diartikan berperang. Membela negara bisa kita lakukan dengan cara mencintai dan menggunakan produk-produk dalam negeri.

Tujuan utama Pendidikan Kewarganegaraan adalah untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta prilaku yang cinta tanah air dan bersendika kebudayaan bangsa, wawasan nusantara serta ketahanan nasional dalam diri para mahasiswa calon sarjana/ilmuan warga Negara NKRI yang sedang mengkaji dan akan menguasai IPTEK dan seni. Kualitas warga negara akan ditentukan terutama oleh keyakinan dan sikap hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara disamping derajat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dipelajari.

Pendidikan Kewarganegaraan mengajarkan bagaimana warga negara itu tidak hanya tunduk dan patuh terhadap negara, tetapi juga mengajarkan bagaimana sesungguhnya warga negara itu harus toleran dan mandiri. Pendidikan ini membuat setiap generasi baru memiliki ilmu pengetahuan, pengembangan keahlian, dan juga pengembangan karakter publik. Pengembangan komunikasi dengan lingkungan yang lebih luas juga tecakup dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Meskipun pengembangan tersebut bisa dipelajari tanpa menempuh Pendidikan Kewarganegaran, akan lebih baik lagi jika Pendidikan ini di manfaatkan untuk pengembangan diri seluas-luasnya.

Mahasiswa yang menempuh Pendidikan Kewarganegaran akan menjadi tahu betul mafaatnya. Mahasiswa akan merasa menjadi seseorang yang memiliki rasa kewarganegaraan yang tinggi, akan bangga menjadi warga negara. Hal ini tidak hanya mengenai bagaimana rasa bangga menjadi seorang warga dari sebuah negara, akan tetapi juga mengatahui bagaimana hak dan kewajiban dari seorang warga negara. Oleh karena itu, tentu saja kita akan paham bagaimana memperlakukan diri kita terhadap negara. Sikap ini berhubungan dengan pentingnya mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan yang menjadikan warga negara menjadi aktif, toleran, dan partisipatif. Apapun yang terjadi di Negara kita, kita akan menjadi aktif untuk selalu mendukung. Toleran dengan keberagaman yang dimiliki negara Indonesia. Serta partisipatif dengan hal kebaikan apapun yang diselenggarakan oleh negara.

Rasa kewarganegaraan yang tinggi, akan membuat kita tidak akan mudah goyah dengan iming-iming kejayaan yang sifatnya hanya sementara. Selain itu kita tidak akan mudah menyerap secara langsung budaya yang bukan berasal dari Indonesia dan juga menghargai segala nilai-nilai yang berlaku di negara kita. Memiliki sikap tersebut tentu tidak bisa kita peroleh begitu saja tanpa belajar. Oleh karena itu mengapa Pendidikan Kewarganegaraan masih sangat penting untuk kita pelajari.

Jadi, dari uraian di atas dapat dipahami bahwa Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting manfaatnya, maka di masa depan harus segera dilakukan perubahan secara mendasar konsep, orientasi, materi, metode dan evaluasi pembelajarannya. Tujuannya adalah agar membangun kesadaran para pelajar/mahasiswa akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara dan mampu menggunakan sebaik-baiknya dengan cara demokratis dan terdidik.

Sumber/Referensi:

After The Sunset: Tugas Kewarganegaraan, Memiliki Rasa Kewarganegaraan Yang Tinggi http://after-thesunset.blogspot.com/2009/03/tugas-kewarganegaraan-memiliki-rasa.html , 7 Maret 2009, 19:15.

Pendidikan Bela Negara Solusi Jitu Lahirkan Generasi Cinta Tanah Air Berwawasan Kejuangan
http://tandef.net.33.masterwebnet.com/2008/12/pendidikan-bela-negara-solusi-jitu-lahirkan-generasi-cinta-tanah-air-berwawasan-kejuangan/ , 8 Maret 2009, 10:00

Kompas.Com – Pendidikan.kewarganegaraan.penting.http://kompas.co.id/read/xml/2008/12/11/21182460/pendidikan.kewarganegaraan.penting

[Ditulis oleh: Ari Dwi Hartanto/Prodi Matematika FMIPA UGM/06/195075/PA/11138 –> 85]

Advertisements