Tags

, ,

Wouw banyak juga ya calon pemilih dalam Pemilu 2009. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan adanya penambahan pemilih dalam pemilu sebanyak 196.775 orang. Penambahan pemilih itu sebagai bentuk penyesuaian jumlah pemilih atas dikeluarkannya Perppu No 1/2009. Saat ini, total pemilih dalam pemilu 2009 sebanyak 171.265.442 orang.  Sesuai dengan perpu, ini bukan pendaftaran baru, KPU hanya mengakomodasi apa yang sudah didata oleh KPU di daerah setelah penetapan DPT pada 24 November 2008. Artinya, KPU tidak membuka pendaftaran pemilih baru. Setelah penetapan tersebut, KPU banyak menerima masukan dari KPU daerah agar menambah pemilih, menghapus pemilih ganda, dan mengoreksi kekeliruan rekapitulasi. Semua ditampung KPU setempat, lalu diusulkan ke KPU pusat agar bisa ditetapkan dalam DPT. Setelah ada perppu, baru bisa menetapkan DPT terbaru.

Jumlah pemilih terbaru itu tertuang dalam Keputusan KPU No 164/Kpts/KPU/Tahun 2009. Berdasarkan keputusan tersebut, jumlah pemilih di luar negeri mengalami penurunan menjadi 1.475.847 orang dari sebelumnya 1.509.892 orang. Sementara itu jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) justru mengalami penurunan. Di sejumlah provinsi terjadi penambahan dan pengurangan pemilih. Di Sumut ada penambahan 48.789 orang, di Jatim 220.163 orang, di Sumsel 45 855 orang, dan di Sulteng 21.961 orang. Pengurangan pemilih terjadi di sembilan provinsi.

KPU memiliki legitimasi untuk memutakhirkan DPT setelah mengantongi Perppu No 1/2009.

Dengan sejumlah pemilih seperti itu kalau 99% dapat menggunakan hak pilihnya tentu siiip-lah kehidupan demokratisasi di negara kita. Prinsipnya kalau ingin perubahan keadaan, apapun keinginan rakyat, nggak ada cara yang lebih baik selain MENGGUNAKAN HAK PILIH (TIDAK GOLPUT). Karena kalau ada sekian persen yang golput (bahkan 90% pun) tetap akan muncul caleg terpilih, pemimpin terpilih, ataupun calon presiden terpilih. Kalau yang muncul itu kebetulan memang berkualitas baik, manusianya normal dan punya kemampuan kepemimpinan yang hebat, bersyukurlah kita. Kalau yang muncul itu ternyata “manusia jadi-jadian”, pemimpin bohong-bohongan, ataupun caleg edan-edanan, apa kita nggak merana selama dipimpin mereka, setidaknya selama 5 tahun …. jadi, please sobat, saudara dan warganegara tercita, jangan golput ya …. pokoknya pilih/contreng yang menurut anda paliiiiiiiiing baik diantara yang ada! Nggak usah berfikir yang paling baik diantara yang baik deh! Cobalah berusaha mengenali profil dan track record mereka sebaik-baiknya ….

Advertisements