Tags

, ,

Jangan mudah percaya terhadap informasi (termasuk data) yang anda peroleh dari internet. Itulah saran yang bijak dari para pakar teknologi informasi. Tetapi juga jangan menduga informasi dari internet nggak bener semuanya. Dari internet yang jelas bisa kita dapat semuanya yang baik ada, yang buruk ada, yang benar ada, yang nggak benar buanyak …. lalu bagaimana kita memilah dan memilih, serta meyakini informasi yang kita peroleh validitasnya tinggi? Ada beberapa cara signifikan untuk melakukan hal ini:

1. Lihat akhiran (domain) website/weblog dan telusuri identitas pemilik/pengelolanya. Kita ambil contoh yang Indonesia saja, supaya lebih mudah. Yang ujungnya .com (seperti http://www.nekad.com atau http://www.asaltulis.com) seringkali harus kita dalami lebih lanjut itu website, apakah ada data pemilik, alamat kontak dan identitas website yang jelas dan akurat. Kalau punya perusahaan/industri lumayan bisa diyakini. Tapi kalau pribadi, hati-hati. Crosscheck soal ini dari sumber lain harus dilakukan untuk lebih meyakini isi website-nya. Kalau yang belakangnya .id (semacam http://www.ugm.ac.id , http://www.setneg.gov.id atau http://www.tni-au.mil.id) bolehlah informasinya diyakini, karena dari instansi resmi. Dari perusahaan pun ada yang berakhiran .id semacam http://www.apasaja.co.id ya umumnya itu perusahaan legal dan resmi boleh diyakini juga informasinya. Nah, untuk yang lain cara mendeteksi kualitas informasi yang ditampilkan website semacam itu juga sama saja. Tapi jangan pernah disimpulkan yang ektensionnya .com pasti informasinya nggak bener, terus yang belakangnya .id (satu contoh saja) pasti informasinya valid, nggak begitulah, yang lebih penting lacaklah identitas pemilik/pengelola dan ditampilkan resmi nggak di website itu. Kalau weblog? Sama saja, cek dan crosscheck identitas pemilik/pengelolanya …. Jangan pernah percaya data/informasi yang ditampilkan website/weblog yang identitas pemilik/pengelolanya nggak jelas dan nggak bisa diakses/dilacak! Segera tinggalkan dan lupakan saja website/weblog itu … karena patut diduga ada maksud tersembunyi, ada niatan nggak baik, mengapa dia menyembunyikan identitasnya!

2. Soal informasi yang ditampilkan, kalau yang text langsung HTML, ya sekali lagi cek & crosscheck dengan informasi sejenis dari website/weblog lain …. kalau ada file yang ditampilkan dan bisa didownload, umumnya yang berekstensi .pdf lebih bisa dipercaya dibandingkan dengan file lainnya. Apalagi kalau dilihat dari cara mengemasnya/membuatnya (fle .pdf) itu tampak profesional/serius, nggak asal-asalan dan bereferensi . Untuk file lainnya jangan disimpulkan nggak bener semua, itulah perlunya second source, mungkin juga sumber ketiga dan seterusnya untuk perbandingan kualitas dan validitas informasi yang ditampilkan.

3. Jangan pernah percaya website/weblog dengan sekali kunjungan saja. Coba kunjungi dan cek lagi pada waktu lainnya, masih konsisten nggak informasi yang ditampilkan, apakah ada update dan tulisan yang lain dengan kualitas setingkat, sekali lagi cek kualitas materi tulisan/file lainnya. Untuk itu, jika ada informasi yang diambil dari website/weblog dan anda jadikan referensi di tulisan/makalah/skripsi sebaiknya ditampilkan juga waktu/tanggal anda mengaksesnya, biar bisa dilacak kembali history materi informasi tersebut.

Lainnya apa ya? Tunggu lain waktu ya …..