Tags

, ,

Entah suatu kebetulan atau memang ada alasan ilmiah secara psikologi-psikomotorik dalam sistem/konstelasi memori otak manusia, sehingga sesuatu yang diinginkan/direncanakan untuk dilakukan secara fisik, ternyata pada kenyataannya tidak sesuai yang dikonsep otak/memori. Kejadian ini sering dialami para guru/dosen, seringkali orang yang berprofesi mulia ini di depan murid/mahasiswa mengucapkan sesuatu hal/materi pelajaran secara cepat di lisannya, namun pada saat bebarengan secara psikomotoris tangannya menuliskan hal/materi yang berbeda. Mengapa ya?

terlalu dekat

Nggak boleh terlalu dekat?

Saya dan keluarga punya pengalaman unik juga soal missing langkah ini. Di ruang makan kami, penempatan perangkat dispenser air minum dan wastafel tempat cuci tangan (kedua perangkat ini sama-sama punya kran, tugasnya sama ya mengucurkan air, yang satu untuk minum, yang lainnya untuk cuci tangan) jaraknya nggak sampai 1 meter. Nah, inilah yang sering terjadi, dibawah kesadaran otak beberapa dari keluarga kami, saya juga, seringkali mengalami kejadian habis makan kalau tambah air mimum (mau mengambil air minum di dispenser) salah melangkah ke wastafel! Hayo, mengapa ya? Bagaimana penjelasannya? Ada manajemen/konsepsi memori otak yang missing? Padahal jelas-jelas sudah berdiri dari kursi makan, sudah membawa gelas tapi kok ke wastafel. Mungkin hal ini bisa dijelaskan oleh psikolog ya ……..

Anda punya jawabannya?