Orang matematika harus tahu luar matematika

Kadang-kadang orang matematika terbelenggu dengan ilmunya sendiri. Sibuk dan asyik ngutak-ngatik rumus yang membuat lupa untuk apa sebenarnya ilmu yang diutak-atik itu. Hal itu baik-baik saja kalau pemahamannya matematika untuk matematika saja. Sehingga keseriusan itu hanya melahirkan ilmuwan matematika turun temurun. Namun tentunya disadari bahwa matematika khan brepredikat sebagai ratu sekaligus pelayan, jadi sebenarnya banyak area dan ladang terapan matematika di luar matematika.

Lalu apa yang harus dilakukan? Kuncinya pada ilmuwan matematika, mau atau tidak “mengenal wilayah ilmu lain” dan “melihat segala kemungkinan terapan ilmu matematika di ladang lain”. Oleh sebab itu untuk matematikawan sejati lihatlah bidang ilmu lain, lihat apa yang dibutuhkan dari matematika, dan apa yang dapat diberikan oleh matematika. Mari buka wawasan keluar seluas-luasnya.

2 Comments

  1. titah says:

    oh, iya dong…
    matematika tok pasti bingung mau diapakan, sama aja kalo di dapur cuma ada cabe tok, dimakan langsung nggak enak, nggak dimakan eman-eman…. padahal cuma ditambah bawang sama garam aja udah sedep lho, apalagi kalau masih ditambah lagi tempe goreng, kemangi, atau ayam bakar sekalian…
    wah, kok jadi ngomongin makanan, gak nyambung yah :D

    Like

  2. angger says:

    Betul dan setuju.
    Kita harus terus berpikiran terbuka terhadap banyak hal.
    Trims.

    Like

Comments are closed.