N A M A : Mardoto, Drs., M.T.
E M A I L : mardotom@yahoo.com
W E B S I T E : www.mardoto.com dan www.unduhen.wordpress.com
P E N D I D I K A N : (1) S-2 Magister Teknologi Informasi FT. Elektro UGM; (2) S-1 Matematika FMIPA UGM; (3) SMA Negeri VI Surabaya; (4) SMP Negeri III Surabaya; (5) SD Negeri Tembok Dukuh II Surabaya.
P E K E R J A A N : Dosen perguruan tinggi negeri di Yogyakarta, Indonesia.
Ingin mengenal lebih jauh? Silakan klik saja : DOWNLOAD PROFIL LENGKAP



Selamat malam pak, setelah lama tidak mampir ke blog bapak saya penasaran dan balik lagi kesini.
Saya mahasiswa yg pernah diajar bapak, dan alhamdulillah dapat nilai memuaskan dari bapak :)
Saya jadi ingat ketika diajar bapak, bahan perkuliahan bapak sangat menarik dengan topik yg tidak itu-itu saja, dan suara keras bapak membuat saya semangat dan tidak ngantuk di ruang kelas :)
Satu hal kecil yg mungkin kurang dari kuliah bapak adalah karena materi pelajaran di upload di ziddu, saya sendiri menggangap hal ini tidak terlalu penting, tetapi alangkah baiknya jika materi bapak bisa di upload di web lain, yg tidak ribet seperti di ziddu
misalnya, mediafire.com (ini adalah situs download yg mudah diakses, tidak di batasi kecepatan download kita, tidak seperti ziddu dimana hanya diberi kecepatan download 20KBps-an). sehingga bisa memudahkan mahasiswa dalam mendownload bahan kuliah
itu saja pak saran saya, terimakasih perhatiannya dan selamat malam
**** makasih sarannya. semoga anda sukses. thanks, salam.
I am usually to blogging and i really recognize your content. The article has really peaks my interest. I’m going to bookmark your website and keep checking for new information.
pak kisi2 buat ujin besok apa ya?hhehe..
Maaf kalo ubek2 ga ijin….
Met datang. Ho ho ho, silakan ubek-ubek, ada yang dicari? Apa yang bisa saya bantu? Thanks.
Wa’alaikumsalam Wr Wb,Wah kalau masalah sekolah “nggak sama persis” dengan apa yang kita fahami tentang pemakaian produk dalam negeri. Sekolah swasta (yang dikelola lembaga murni Indonesia, dana murni dari usaha pendidikan) dengan sekolah negeri (yang didanai pemerintah) sekarang (sebenarnya dulu-dulu juga) nggak perlu dipertentangkan/dibandingkan bagus mana atau jelek mana, karena memang nggak ada urgensinya maupun korelasinya, pelabelan swasta dan negeri untuk kualitas sulit dipastikan, sebab swasta baik ada, negeri jelek juga ada. swasta jelek juga ada, negeri baik juga ada. Anak saya keseluruhannya menempuh TK dan SD di swasta, nggak masalah. Kemudian SMP dan SMA baru cari negeri. Jadi konteks pemakaian produk dalam negeri dalam pendidikan tentu lebih diarahkan yang punya sekolah itu Institusi Indonesia atau Institusi asing (cabangnya), karena ada nuansa karena tekanan dari luar ada konsep untuk lembaga pendidikan asing “akan” diberi kesempatan membuka cabang di Indonesia, kalau UU BHP jadi disahkan. Padahal pendidikan bukan “domain bisnis” lho tetapi kok sepertinya mau disamakan, ini harus dicermati, sebab pendidikan tentu merupakan bagian penting dalam membangun karkater bangsa. Ok? Jadi kalau anda sekolah di “cabang” sekolah asing yang (mungkin) ada di Indonesia, itu baru dipertanyakan soal komitmen pemakaian produk dalam negerinya! He he he …. Tentu lebih tepat soal yang kita bicarakan adalah produk-produk di luar institusi pendidikan ya …. Thanks, Wassalamu’alaikum Wr Wb.
+1
Halo Pak Dosen…
blog yang menarik, pak. nggak nyangka kalau pemilkinya seorang dosen, hehe. salam kenal
salam pak,
saya mau tanya gimana sich menjadi seorang blogger yang punya rasa berkebangsaan tinggi seperti bapak???
salut dech untuk bapak.
Mardoto,
Masih ingat dulu pernah satu sekolah satu kelas dan sekarang masih hidup,dikaruniai satu anak yg skrg kuliah di Unej jur sejarah. Aku dpt email anda dari Endah Realita
Semoga memberkati anda dan keluarga
GBU
****Ingetlah friend. kabar baik khan? kapan2 diadakan reuni ya. Salam untuk keluarga, sukses untuk kita semua. Thanks. ****
rekan realita,
ya ingatlah friend, anda yang mungil dan orangnya asyik itu khan …
ya itu profil saya sekarang, profil anda bagaimana?
makasih ultahnya … salam-salam buat teman lainnya, sering mampir di blog ini ya …
Mudah2an anda masih inget saya Pak….. Sy tmn skelas wkt SMA he he….
Waduh baru kali ini ngliat profil lengkap anda.
Selamat Ulang Tahun ya……
Semoga selalu dirahmati Allah. Amin…..
rekan dhoni,
monggo gabung & ngelink, semoga memberi kemanfaatan bagi semua WNI
thanks, salam dari yogya ….
Ijin gabung dan ngelink, Pak. Blog ini sarat pencerahan dan wawasan. Terima kasih.
rekan indera,
thanks tawaran yang menarik …. lagi cari waktu yang lowong nhi …
selamat berkarya
Selamat siang kolonel….
Mohon Ijin tadi barusan ngobrol di ruang istirahat dosen…
Ijin kayaknya kalau isi blog disiarkan di Radio Karbol FM akn lebih mantap
Mohon ijin ditunggu untuk mengisi acaranya di Radio…
Salam hormat dAri seluruh crews Radio Karbol 87.5 FM
Ass Wr Wb,
rekan Iqbal,
a. Meski nggak ketemu di ruang kuliah, tentunya kita masih bertemu lewat blog ya … memberi komentar juga baik lho … biar ada interaksi.
b. Betul siswa sekolah kedinasan dan taruna/karbol AAU kalau ke luar dari kstarian/kampus harus berseragam, bahkan ke mall sekalipun. Banyak alasannya, dua diantaranya ialah: 1. untuk pembiasaan, karena nantinya kalau berdinas selalu berseragam ; 2. Untuk menjaga kehormatan diri dan institusi (control yourself), karena dengan berseragam mudah teridentifikasi, sehingga akan menjaga perilaku.
3. Eh, yang lebih tepat bukan merazia, tapi malah kewajiban ikut mengontrol. Sebagai senior/dosen wajib menegakkan aturan yang telah ditentukan, itu tidak berlaku terhadap taruna/karbol saja, tetapi juga untuk diri sendiri. Thanks, salam buat rekan-rekan lainnya …
Wass Wr Wb.
Assalamu’alaikum wr wb
Sekarang saya sdh tidak bertemu lg dg Bapak dalam kuliah Kewarganegaraan,he262.144x.,tapi saya sering memantau blog Bapak tiap hari, hanya saja tidak memberi komen.,
saya ada pertanyaan lagi Pak, kenapa siswa/siswi Taruna Nusantara/militer lain klo pergi2 harus pakai seragam Pak?misal ke mall saja juga pakai seragam.,
Maaf sebelumnya ya Pak, saya dengar dari seorang dosen katanya dulu waktu Bapak masih muda sering merazia siswa/siswi yg tidak berseragam ya Pak?he256x.,maaf Pak, tidak bermaksud mencemooh Bapak, saya justru bangga dg orang yg seperti itu, karena dari dulu saya penasaran dengan hal ini & ternyata akhirnya saya bertemu dg orang yg seperti itu, yaitu Bapak di ruang kuliah.
terimakasih Pak.,
wassalamu’alaikum wr wb
rekan agus lahinta,
sukseslah untuk kita semua, yang di yogyakarta, maupun yang di gorontalo ….
Terimakasih telah sudi mampir ke Blog saya Pak, suatu kehormatan bagi saya Bapak bisa mampir ke Blog saya. Salam sukses selalu…Salam untuk Yogyakarta….
Salam kenal pak
Sama-sama, semoga anda sukses terus … salam kompak saja ….
Terima kasih ya pak, kuliah bapak sangat menarik dan sungguh disayangkan seandainya ada mahasiswa yg tidak masuk/membolos. Oh ya pak, saya dulu juga dapet nilai A untuk mata kuliah Kewarganegaraan lho… :)
selamat ya anda sudah meraih kesarjanaan, selamat berkarya di dunia nyata.
He he, soal nilai A bukan saya yang memberi lho ….. saya cuma merangkum nilai-nilai mahasiswa dari tugas-tugas, UTS, UAS dan prosentase kehadirannya ….. jadi yang membuat nilai A, B, bahkan E adalah mahasiswa sendiri …. memang ya untuk kuliah semacam ini lebih banyak diskusi lebih menarik, lebih baik, dan lebih mengena ke arah “sentuhan” kepribadian …. thanks
Alhamdulillah, sudah lulus, wisuda agustus kemaren…sekarang terdampar di Bandung,hehehe…
Oh ya, makasih dulu saya dikasih nilai A waktu kuliah kewarganegaraannya ya Pak,hehehe…kelas kewarganegaraan dulu sebenarnya cukup menarik, merubah pandangan saya tentang pelajaran PPKN dan pancasila yang menurut saya sangat membosankan.
Dengan informasi2 dan pikiran2 Bapak yang cukup up to date dan tidak textbook menjadikan saya tidak bosan mendengarkan kuliah Bapak selama 2 jam. Sayang dulu mungkin karena kelasnya cukup besar (mat+ilkom digabung) interaksinya menjadi sangat kurang, padahal kalau ada diskusi-diskusi di kelas pasti lebih seru..
rekan winky, salam kenal juga (eh, udah kenal dong di ruang kuliah ya …)
ya Alhamdulillah dipercaya naik pangkat satu tingkat …
thanks kunjungannya, semoga kita semua sukses. sekarang sudah lulus?
Salam kenal Pak, saya mantan mahasiswa bapak waktu kuliah kewarganegaraan (matematika 2004), kalau di angkatan kami Bapak terkenal sebagai Pak Letkol, ternyata pangkat Bapak Kolonel ya??maafkan kami Pak, hehehe.
Salut untuk blog Bapak, isinya sangat nasionalis dan sangat mengindonesia, saya pikir materi2 seperti ini sangat perlu dibaca anak2 muda jaman sekarang dimana nasionalisme bisa menjadi hal yang sangat langka di jaman sekarang ini…keep the good works… :)
Wa’alaikumsalam Wr Wb,
Wah kalau masalah sekolah “nggak sama persis” dengan apa yang kita fahami tentang pemakaian produk dalam negeri. Sekolah swasta (yang dikelola lembaga murni Indonesia, dana murni dari usaha pendidikan) dengan sekolah negeri (yang didanai pemerintah) sekarang (sebenarnya dulu-dulu juga) nggak perlu dipertentangkan/dibandingkan bagus mana atau jelek mana, karena memang nggak ada urgensinya maupun korelasinya, pelabelan swasta dan negeri untuk kualitas sulit dipastikan, sebab swasta baik ada, negeri jelek juga ada. swasta jelek juga ada, negeri baik juga ada. Anak saya keseluruhannya menempuh TK dan SD di swasta, nggak masalah. Kemudian SMP dan SMA baru cari negeri. Jadi konteks pemakaian produk dalam negeri dalam pendidikan tentu lebih diarahkan yang punya sekolah itu Institusi Indonesia atau Institusi asing (cabangnya), karena ada nuansa karena tekanan dari luar ada konsep untuk lembaga pendidikan asing “akan” diberi kesempatan membuka cabang di Indonesia, kalau UU BHP jadi disahkan. Padahal pendidikan bukan “domain bisnis” lho tetapi kok sepertinya mau disamakan, ini harus dicermati, sebab pendidikan tentu merupakan bagian penting dalam membangun karkater bangsa. Ok? Jadi kalau anda sekolah di “cabang” sekolah asing yang (mungkin) ada di Indonesia, itu baru dipertanyakan soal komitmen pemakaian produk dalam negerinya! He he he …. Tentu lebih tepat soal yang kita bicarakan adalah produk-produk di luar institusi pendidikan ya …. Thanks, Wassalamu’alaikum Wr Wb.
Assalamualaikum wr. wb.
Pak, saya mahasiswa bapak. Saya ingin bertanya mengenai hal pemakaian produk dalam negeri karena beberapa minggu yang lalu bapak membahas hal tersebut di kelas.
Hal yang ingin saya tanyakan adalah, apakah dengan kita bersekolah di sekolah negeri itu juga termasuk memakai produk dalam negeri? Padahal jika kita bersekolah di sekolah swasta namun ada di dalam negeri kan juga memakai produk dalam negeri. Mohon penjelasan bapak.
Terima Kasih
Rahmanu Hermawan
Wassalamualaikum wr. wb.
Ass Wr Wb. salam kenal juga. kalau di LN sudah lumrah ya seorang militer ngeblog, tapi di lingkungan kita masih jarang memang … kalau dicermati sudah lumayanlah …. makasih kunjungannya. Wass Wr Wb.
asslm wr wb
Salam kenal Pak Mar, setelah sekian lama ikut ngeblog, baru ini dapat blog-nya orang militier, yang ikutan ngeblog hehe.:D
wsslm wr wb
buat ipotes & a. bahtiar, thanks kunjungannya. ya internet gratis memang baik tuh …. mestinya begitu, biar rakyat makin maju. ok, salam ….
salut pak..atas web nya dari pada pada ngerasani orang, menghitung hari menunggu yang tak pasti lebih baik mengisi waktu luang sambil nambah pengetahuan dan memberi informasi pada orang yang sangat membutuhkan hitung2 nambah amal ibadah, tapi…. ada tapi nya pak..? gak bisa korupsi lho… yang penting internetnya gratisssssss pak ???? salam hormat..
woww.. hebat banget pak
salam kenal juga. ya ya, kita satu almamater mana ya? Saya sudah lihat weblog anda, wah, bagus banget. kok nggak ada detil profil di weblog anda? atau saya yang nggak bisa nyarinya ya …. he he … trims, kunjungannya.
salam kenal pak..
satu almamater :-)
iya sepertinya. thanks kunjungannya ya …..
Dear Pak Mardoto.
Blog kita themenya sama, Masalah selera kali ya…
di [lengkapnya siapa ya?] salam kenal balik. Tulisan saya biasa saja kok …. justru anda dan pembaca lainnya yang sangat baik, kritis dan berbobot ikut mau mendorong menuju Indonesia yang Adil dan Makmur, karena masih mau membaca tulisan-tulisan semacam ini.
Salam kenal pak… senang membaca tulisan bapak, berbobot
makasih pak atas tanggapannya tentang blog ini. semoga saya tetap bisa nulis dan mengekspresikan ide …saya terakhir ke makassar tahun 2006, cuma 2 hari …Salam untuk keluarga.
Yth. Pak Mardoto,
Terima kasih dengan tanggapannya, Salam kenal balik,
Blognya padat isi.
Sudah pernah main ke Makassar ???.
Ini mas email dab Pur, purwoko4106@yahoo.com.
Kebetulan keluarga saya bisa ikut, jadi anak2 sempet ngrasain sekolah di Brisbane setahun, lumayan buat pengalaman.
Kalo dab Pur renc tgl 3 Agst keluarganya nyusul ke Canberra.
Mdh2an mas, dg banyaknya rekan2 yg sekolah baik LN/DN bisa sumbang saran dg lebih baik, akademis, sistematis, utk kebaikan kita semua.
Salam utk Mba Wiji (instruktur bhs Inggris ya) mas, dulu kita sama2 ikut SIAP di Jkt.
Salam juga buat keluarga.
iya Ben, purwoko memang “cocok” untuk belajar terus, harus dekat sama buku ya …punya email purwoko nggak? di-share dong biar aku bisa kontak.
Semogalah ilmu manajemen penerbangan yang anda dalami ntar bisa bermanfaat di penugasan selanjutnya ya … anywhere …
kalau aku, karena belum diberi kesempatan belajar di LN (sekolah formal dari DN semua) ya nyari aja banyak-banyak dari internet, lalu dituangkan di weblog semaksimum mungkin, diantara waktu yang ada. Aku juga banyak dapat langganan majalah (printed) free lewat internet, semacam aviation maintenance, oracle, aviation business, flight international, profit. Gitu ben caraku cari ilmu … he he …
okelah, sukses untuk anda, salam untuk keluarga anda juga (ikut ke aussie?)
He he,
Wah belum kebayang mas.
Kalo Purwoko kan memang panggilan hidupnya sinau.
Anywhere mas, ditugasin dimana saja ga masalah.
Purwoko di Canberra sama M Pulung (88)
Salam buat keluarga mas.
Kabar saya baik-baik saja. Semoga di Aussie, Benny baik-baik juga ya … Kenapa nggak sekalian ambil Doctor ben? Jangan nanggung-nanggung, sekalian aja khan sip …ha ha …okelah, sukses selalu untuk anda, semoga balik ke Indonesia (setelah itu ke yogya juga? atau ke lembang, he he … ) dengan selamat dan tercapailah sasaran… sama purwoko nhi tempatnya?
Halo Mas,
Sory baru tahu kalo mas punya blog.
Jadi inget jaman AAU dan Sesko.
Tolong doannya mas, saya sedang ambil master utk aviation management di Griffith University, Brisbane.
Kalau tidak ada halangan akhir tahun ini selesai dan balik ke Indonesia.
Ltk Pnb Benny (Seskoau 42)
Salam kenal pak. sukses buat anda.
Salam juga buat rekan-rekan di UGM ya (FMIPA dan Puskom), selamat berkarya. Nasionalisme bisa muncul dari siapa saja dan kepada siapa saja yang cinta negara, bangsa, keadilan dan HAM. Marilah kita mulai dari diri sendiri ….. untuk negara dan bangsa Indonesia tercinta ini.
salam pak,
subhanallah. salut untuk bapak. web ini sangat berbobot. materi kebangsaannya penuh dengan nasihat. membuat jiwa nasionalisme saya bangkit.
mohon terus dikembangkan pak.
sukses untuk bapak.
terima kasih.
Makasih kunjungannya.Ketentuan pengibaran bendera sudah jelas, waktu harus jam 06.00 pagi – 06.00 sore, tata cara juga jelas, misalnya cara membawa dalam bentuk lipatan, ga boleh kena tanah, dlsbgnya. Setelah petugas mengibarkan, atau mau menurunkan, mestinya pakai penghormatan. Ya apabila dibiarkan bermalam, kusam dan sejenisnya … itu masalah pemahaman dan kecintaan pada bangsa (simbol2 negara) yang hanya perlu ditingkatkan ….salam buat rekan2 mti.
salam pak,
saya mendapat link bapak dari mail mti.Wah, kalo semua petinggi2 punya blog seperti ini……
Bapak Mardoto saya boleh minta info mengenai protokoler pengibaran bendera merah putih… Saya mengamati di daerah saya Wonosari,di kantor2 sering bendera merah putih dikibarkan sampai malam,bahkan kalo hujanpun tidak dimasukkan.Ini terjadi di Kantor Dinas Pendidikan, Pemda,Kantor Departemen dll.Sepertinya banyak yang sudah lupa aturan pengibaran bendera… atau memang bendera boleh dikibarkan sepanjang hari ya pak….
trims