//
you're reading...
Catatan

CATATAN HARIAN #000.014 : WNI NOMOR 1

SEDOTAN KUAT TERNYATA TIDAK SELALU MENGUNTUNGKAN!

Jangan berfikir negatif dulu dengan judul di atas. Ini soal fakta dan intepretasi. Kalau anda mau membaca terus tulisan ini pasti tidak akan salah intepretasi, karena yang diungkapkan ini memang fakta yang benar-benar terjadi dan saya alami sendiri.

Ceritanya, di rumah saya untuk mendapatkan air bersih dari sumur gali dipasanglah pompa yang super kuat sedotannya, orang bilang pompa ini jenis jet pump. Pada awal-awal penggunaan memang meyakinkan kinerja pompa ini dalam hal mengantarkan air tanah hasil sedotan dari sumur ke tandon air, dalam waktu singkat sudah penuh dan tentu efisien dalam penggunaan energi listrik.

Namun dalam perjalanan selanjutnya, ternyata sedotan kuat pompa jenis ini menimbulkan masalah lain, yaitu gampang macet dan biaya ekstra mesti banyak dikeluarkan untuk perbaikan/penggantian spare parts-nya. Kenapa bisa terjadi begini? Lha, saking kuatnya tenaga sedotan pompa, yang katut kesedot bukan air semata, namun pasir-pasir sekitar sumber air sumur ikut ketarik, sehingga sering membuat masalah kemacetan dan membuat buntu di saringan pompa. Sehingga pompa sering berbunyi nggereng yang tertahan. Kemampuan mengisi tandon makin lama. Hal ini berulang kali terjadi, sampai terpaksa harus mengganti sekian kali saringan pompa, karena meski dibersihkan itu pasir masih sering ngendon dan menghalangi arus air. Apalagi kalau musim kemarau, kala sumber/debit air  sedang menurun, wah makin terpengaruh nhe upaya penyediaan air bersih di rumah.

Untuk menanggulangi hal itu, terpaksalah saya beli pompa baru (lagi) yang kapasitas kemampuannya lebih rendah, nggak level jet-jet-an lagi, tapi kemampuannya seimbang dengan aliran air yang tersedia dari dalam sumur. Usaha ini ternyata berhasil, pompa lancar-lancar saja, air tersedia dengan baik secara rutin. Alhasil, dari kejadian ini, saya mendapat kesimpulan, kalaupun kita punya kemampuan alat/perangkat yang hebat, namun penyediaan sumber daya yang nggak setara/nggak tersedia bahan secara baik/kontinyu, percuma juga, malah menimbulkan masalah. Contohnya ya inilah, pompa hebat sekelas jet pump, dengan sedotan maha kuat, tapi air yang tersedot dan kondisi sumur banyak pasir, nggak kondusif hasilnya. Maka sekarang pakai pompa biasa sajalah, aman lancar.

Yogyakarta, 10 September 2012

Salam,
Mardoto, Drs., M.T.

About these ads

Discussion

No comments yet.

Silakan tulis komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 270 other followers

%d bloggers like this: