//
you're reading...
bLog, damai, e-goverment, eKsekutif, global, hAm, hIdup, indonesia, informasi, kEnangan, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, money, nUrani, risiko

Renungan tentang uang

Ketika seorang teman mengirim email Renungan tentang uang, saya tertarik untuk menampilkan disini. Bagaimana tulisannya ….. Anda baca sendiri:

Apa yang dapat dibeli oleh Uang ?

Dengan Uang…

Engkau dapat…

Membeli tempat tidur, tapi tidak dapat membeli “tidur nyenyak”.

Membeli sebuah jam, tapi tidak dapat membeli waktu.

Membeli sebuah buku, tapi tidak dapat membeli pengetahuan.

Membeli posisi yang bagus dalam pekerjaan, tapi tidak dapat membeli kehormatan.

Membeli obat-obatan, tapi tidak dapat membeli kesehatan.

Membeli darah, tapi tidak dapat membeli kehidupan.

Membeli sistem keamanan paling canggih, tapi tidak dapat membeli rasa tenang & damai.

Membeli jasa tubuh seorang manusia, tapi tidak dapat membeli hatinya.

Ketika informasi naik turunnya kurs rupiah terhadap dollar terpantau, banyak orang yang dag dig dug, dapat tambahan uang atau kehilangan uang.

Kalau Renungan tentang uang dihubungkan dengan dag dig dug kurs rupiah, apa artinya? Sebuah kenyataan yang sesungguhnya dapat mengantarkan kita untuk memaknai uang apa adanya secara proporsional. Artinya? Memang punya uang bukanlah berarti segala-galanya!

Terus bagaimana sebaiknya? Tetaplah cari uang sebanyak-banyaknya, secara baik dan benar, dan gunakan uang semaksimum mungkin, secara baik dan benar. Jangan malah malas cari uang, sebab cari uang sebanyak-banyaknya, disamping bisa untuk meningkatkan kualitas kehidupan pribadi dunia dan akhirat, tentu juga akan meningkatkan kemampuan kita untuk beramal secara materi. Sebab kalau tidak punya uang, bagaimana bisa beramal ya ….. Oh ya, tetap bisa, tetapi (mungkin) beramal lewat ilmu atau lainnya …. Belum maksimum itu, tetaplah perlu dilengkapi dengan beramal uang (materi) agar total … darimana uangnya? Ya nyari dan kerja yang keras!

Cuma harus waspada, jangan sampai uang menjeratmu dan mengantarkan dirimu jadi orang gila uang atau gila karena uang!

Coba renungkan sekali lagi, soal uang ini ….

About these ads

Discussion

3 thoughts on “Renungan tentang uang

  1. rekan omar dan samsul,
    memang begitu “semestinya” cara kita memahami uang ….

    Posted by mardoto | 28 February 2009, 6:42 pm
  2. aku ga yakin segalanya butuh uang.
    uang hanyalah alat.

    Posted by samsul arifin | 28 February 2009, 2:03 pm
  3. First come, first served…

    renungan yang bagus sekali pak, bener bener terharu saya….

    uang bukan segalanya tapi segalanya butuh uang

    Posted by omar_syahrazad | 27 February 2009, 3:14 pm

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 270 other followers

%d bloggers like this: